Selasa, 22 November 2011

Motivation Development Program

sumber : blogpengembangandiri.com

Bahasa ibu pertiwinya "Program Pengembangan Diri"

Konsep pengembangan diri ini saya dapat dalam kajian setiap pekan yang saya hadiri. Sebenarnya materi ini sudah cukup lama saya dapat. Saya coba untuk terapkan daaann...sangat bermanfaat. Dan saya pikir tidak ada salahnya untuk berbagi. Ini harus, kudu, wajib, tidak boleh tidak, mesti dilaksanakan. Buat semua orang, terutama bagi muslimah seperti kita.

Neh pren..yang harus diperhatikan dalam program ini :
The Purpose of Life (Motonya Hidup), Namanya juga sesuatu yah jadi harus jelas deh *Syahrini Wannabe..hehe* Ga jelas deh lu des!! -.-" Begini, hidup akan sangat-sangat berasa maknanya kalau ada sesuatu yang menempel di jidat (arah, tujuan, cita). Buatlah motto, tujuan hidup, agar apa-apa yang kita lakukan terarah. Karena akan ada sesuatu yang meluruskan ketika kita belok tiba-tiba.
Kalau saya mottonya begini "Bagaimana saya akan menjual diri saya" (terinspirasi dari seorang teman). Karena untuk sesuatu yang hebat kita harus memantaskan diri.

Self Identity. Hmm..bahasa kitenye..Mengidentifikasi diri sendiri. Mengidentifikasi harapan-harapan terhadap diri, harapan-harapan terhadap Rabb, harapan terhadap Rasulullah SAW, harapan terhadap keluarga. Segalanya.Dan harus disertai action. Sedikit contoh ya.
Harapan kepada Allah SWT : Menjadi hamba Allah yang pandai bersyukur, mampu menerima segala ketetapanNYA. Nah hal yang harus dilakukan adalah melakukan pembersihan diri. Muhasabah, pengampunan diri.
Harapan kepada Rasul : Masuk ke dalam golongan Rasulullah dan mendapat syafaatnya. *berharap boleh donk*. Hmm..yang harus dilakukan, mengikuti sunnah-sunnahnya, meneladani sifat & karakter Rasulullah.
Harapan kepada Keluarga : Menjadi teman baik, teman curhat untuk kakak / adik.
Sudah ada gambaran kan tentang self identity ini??? Dari sini bisa dibuat short & long term planning.

sumber : teeworlds.com
Harus Punya Analog (Menganalogikan diri kita dengan binatang yang baik). Misal : Saya senang menganalogikan diri saya seperti lebah. Kenapa? Karena lebah binatang yang sangat bermanfaat, madunya digunakan oleh semua orang. Menebarkan manfaat kepada orang banyak. Dengan menganalogikan diri seperti ini, berharap akan tumbuh dominasi baik dalam diri, yaaa seperti binatang yang dianalogikan dengan diri.

Teliti Plus Value Diri. Kenali sifat-sifat yang ada dalam diri. Harus yang positif-positif loh yaa.. Namanya juga program pengembangan diri, gak cucok laahhh kalau yang negatif juga harus dipikirin. The point is, you must know who you are. Karena kita adalah kita...yuhuuuu...

Short term and Long term planning. Ini nih yang harus ada. Supaya lebih terarah dan lebih terpacu. Sedikit contoh, berdasar dari Self Identity. Harapan kepada diri sendiri, ingin menjadi Ibu yang mengerti kebutuhan anak. So? Planning kedepannya ya belajar tentang kebutuhan anak, belajar perkembangan psikologis anak, selalu berusaha bersikap bijak, selalu menyiapkan supply makanan halalan toyyiban (baik & halal). Begitu kira-kira.

Daily Commitment. Setelah point-point diatas, daily commitment ini yang menentukan jalan atau tidaknya program ini. Karena disinilah teknis pelaksanaan dari self identity dan planning-planning yang kita buat. Disinilah list action, evaluasi, hukuman terdaftar rinci. Atas self identity tadi dibuatlah actionnya, hukuman yang kita lakukan atas diri jika melanggar, dan dievaluasi per periode yang telah disepakati dengan diri sendiri.

Yuuukkk..kita gali potensi-potensi yang ada dalam diri. Jika mungkin selama ini kita tertidur, mari bangun, setidaknya dengan langkah kecil ini, kita susun konsep diri supaya lebih terencana baik.

Neng...Neng...beli konsep dimana ya???
Kyaaaa....gak dijual baaaaanggggg..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar