Selasa, 20 Maret 2012

Semangat Itu Masih Ada

Bekasi, 15 Oktober 2008
06.30 pm

Sungguh, mutiara bening ini luruh menyaksikkan emosi-emosi yang terlahir dari sosok mungil pedalaman yang tak dikenal orang. Lintang. Itulah namanya. Sebuah tokoh nyata dari kisah Laskar Pelangi yang cukup membuat hati kebat kebit. Aku terus saja mengutuki diri sendiri jikalau aku sampai menyia-nyiakan kesempatan pendidikanku. Dengan segala fasilitas yang ada (walau tidak mewah) seharusnya aku bisa dengan mudah untuk terus menggali ilmu yang bertebaran. Kita semua tentu tahu segala keterbatasn yang dialami oleh para laskar pelangi itu, terutama Lintang, harus mengayuh sepeda dengan jarak 80 km pulang pergi setiap harinya, melewati rawa yang tidak tanggung-tanggung buaya-lah penghuninya.
Sungguh, jika itu terjadi pada diriku, tidaklah kuat mental ini menanggunggnya. Berangkat kuliah yang hanya duduk manis di angkot saja, badanku sudah terasa mau lepas, apalagi harus mengayuh sepeda. Belum lagi penerangan yang ada di malam hari ketika mereka mau belajar, tapi semangat mereka tak pernah pudar. 
Aku malu. Sungguh aku malu.
Betapa bodohnya diriku jika aku menyia-nyiakannya. Hingga tertancap teguh dalam diriku
"I have to be something I want"

Tulisan ini saya temukan ada di salah satu buku harian saya. Tertulis 2008, itu berarti ketika saya sedang di semester 4. Hmmm..saya ingat sekali, kalau tidak salah ingat saya menulis ini ketika saya sedang down sekali, entah karena apa (lupa).
"I have to be something I want"
Woww..jadi merinding saya sekarang. Sudah hampir 4 tahun sejak tulisan ini saya buat, dan sudah jadi apa saya sekarang? Hal apa saja yang sudah saya lakukan? Perubahan-perubahan baik apa yang saya lakukan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar